Infojejama.news/Pesawaran – Sabtu, 28 Juni 2025 — Pemerintah Desa Banjaran, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, sukses menggelar peringatan Hari Jadi Desa Banjaran ke-89. Kegiatan berlangsung pada Sabtu malam Minggu (28/6/2025) pukul 20.00 WIB sampai selesai, dipusatkan di Balai Desa Banjaran. Acara ini diisi dengan Pengajian Akbar yang menghadirkan penceramah kondang, Ustadz Suparman bin Abdul Karim dari Bandar Lampung.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Camat Padang Cermin Bapak Ekonovian, perwakilan Danramil Padang Cermin Bapak Juremi selaku Babinsa Desa Banjaran, serta para kepala desa se-Kecamatan Padang Cermin. Kehadiran tokoh-tokoh ini memperlihatkan dukungan penuh terhadap kemajuan dan kekompakan masyarakat Desa Banjaran.
Sambutan Kepala Desa Banjaran
Dalam sambutannya, Kepala Desa Banjaran, Bapak Mat.Hamzah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk refleksi dan komitmen bersama.
> “Alhamdulillah, Desa Banjaran hari ini genap berusia 89 tahun. Usia yang penuh sejarah dan perjuangan. Ke depan, kita tidak bisa berjalan sendiri. Pemdes dan masyarakat harus berkolaborasi, saling mendukung dan menjaga kekompakan untuk mewujudkan cita-cita bersama menjadikan Banjaran sebagai desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar beliau.
Sambutan Camat Padang Cermin
Camat Padang Cermin, Bapak Ekonovian, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai titik tolak mempererat sinergi dan meningkatkan semangat gotong royong.
> “Mari kita jaga semangat kebersamaan, tingkatkan kekompakan dan keterbukaan dalam setiap langkah pembangunan. Dengan begitu, masyarakat akan semakin percaya dan yakin bahwa Desa Banjaran memiliki masa depan yang cerah dan penuh harapan,” tegasnya.
Tausiyah Penuh Makna
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Suparman bin Abdul Karim, yang memberikan pesan-pesan religius dan inspiratif. Dalam ceramahnya, beliau mengangkat filosofi tongkat Nabi Musa AS sebagai simbol kepemimpinan yang penuh iman, keberanian, dan kejujuran.
> “Tongkat Nabi Musa bukan hanya alat, tapi lambang dari keyakinan seorang pemimpin yang bersandar pada kekuatan Allah. Dalam membangun desa dan memimpin umat, harus ada keyakinan, kejujuran, dan keberanian mengambil keputusan yang benar,” ujar beliau di hadapan ratusan jamaah yang hadir.
Antusiasme Warga
Masyarakat Desa Banjaran tampak sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan. Selain menjadi ajang mempererat tali silaturahmi, acara ini juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebudayaan, keagamaan, dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh nuansa spiritual. Kegiatan ini diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh warga untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Desa Banjaran ke arah yang lebih baik.
Din morok/DPD Lembaga-KPK-RI-Lampung.






